Wabup Tasikmalaya Dorong PMII Cetak Pemimpin Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Zaman

Wabup Tasikmalaya Dorong PMII Cetak Pemimpin Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Zaman. Rabu, (3/5/2026)
Wabup Tasikmalaya Dorong PMII Cetak Pemimpin Adaptif dan Inovatif Hadapi Tantangan Zaman. Rabu, (3/5/2026)

Tasikmalaya – Gemamitra.com | Wakil Bupati Tasikmalaya, Asep Sopari Al Ayubi, menegaskan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan dampak nyata bagi masyarakat saat menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) XXXII Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia yang berlangsung di Pendopo Baru Kabupaten Tasikmalaya, Rabu, (3/5/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Asep mengapresiasi terselenggaranya forum organisasi mahasiswa tersebut sebagai momentum strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus menentukan arah gerakan organisasi ke depan. Menurutnya, Konfercab bukan sekadar agenda rutin pergantian kepengurusan, melainkan ruang kaderisasi yang dapat melahirkan pemimpin masa depan yang berkualitas.

Mengusung tema “Transformasi Kepemimpinan Organisasi yang Adaptif, Inovatif, dan Berdampak”, kegiatan itu dinilai sangat relevan dengan dinamika zaman yang terus berubah. Tantangan sosial, ekonomi, hingga perkembangan teknologi menuntut lahirnya generasi muda yang mampu membaca perubahan sekaligus menghadirkan solusi yang kreatif dan bermanfaat bagi masyarakat.

Wabup menilai, kepemimpinan adaptif tidak hanya berarti mampu menyesuaikan diri dengan perubahan, tetapi juga memiliki kepekaan dalam merespons berbagai persoalan secara cepat dan tepat. Sementara kepemimpinan inovatif harus diwujudkan melalui keberanian menghadirkan gagasan-gagasan baru yang mampu menjawab kebutuhan masyarakat.

Ia juga menegaskan bahwa PMII memiliki peran penting dalam mencetak generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, kematangan emosional, dan spiritual yang kuat. Kader PMII diharapkan mampu menjadi motor penggerak perubahan sekaligus berkontribusi aktif dalam pembangunan daerah.

Melalui Konfercab tersebut, Asep berharap lahir kepemimpinan baru yang mampu membawa organisasi semakin progresif, responsif terhadap perkembangan zaman, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan daerah. Ia meyakini, peran mahasiswa dan organisasi kemahasiswaan tetap menjadi elemen penting dalam mengawal pembangunan dan memperkuat kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Tasikmalaya. (Pakesit)**

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *